Tiga Negara Asia Jadi Penggerak EkonomiOleh: , pada: 2010-01-22
Kompas - Chief Economist dan Group Head Global Research Standard Chartered Bank Gerard Lyons mengatakan, China, India, dan Indonesia akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di Asia dan global.
Menurut dia, ekonomi yang berbasis kebutuhan domestik, seperti China, India, dan Indonesia, akan berada di lini depan dalam proses pemulihan ini sekaligus menggeser kekuatan ekonomi dan keuangan dari Barat ke Timur.
Posisinya bergantung pada interaksi antara fundamental ekonomi, kebijakan, dan kepercayaan diri, kata Gerard Lyons saat berbicara di Forum Keuangan Asia yang diselenggarakan Hongkong Trade Development Council di Hongkong, Rabu (20/1).
Laporan global memprediksi, pertumbuhan ekonomi dunia akan mengarah ke level 2,7 persen pada tahun 2010. Adapun pertumbuhan ekonomi global tahun 2009 diperkirakan 1,9 persen.
Ekonomi China dan India pada tahun 2010 diharapkan tumbuh masing masing 10 persen dan 7,5 persen. Sementara itu, tahun 2009 ekonomi kedua negara tersebut diperkirakan tumbuh masing masing 8,5 persen dan 6,8 persen. Asia merupakan pemimpin dalam pemulihan krisis ekonomi global saat ini.
Permintaan domestik
Direktur Pengelola Dana Moneter Internasional (IMF) Dominique Strauss-Kahn mengatakan, permintaan domestik dan regional akan memainkan peran yang penting dalam mendukung pertumbuhan.
Strauss Kahn mengatakan, ada tiga hal yang perlu dilakukan pemerintah di negara negara Asia untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan. Pertama, memelihara momentum reformasi di sektor keuangan, termasuk peraturan dan pengawasan yang lebih kuat.
Kedua, mengidentifikasi sumber sumber pertumbuhan baru yang dapat mendorong permintaan swasta. Dalam hal ini, Strauss Kahn menekankan perlunya proyek proyek yang menyerap tenaga kerja dan regulasi pasar yang dapat meningkatkan produktivitas.
Ketiga, memperkuat kerja sama kebijakan internasional. Negara negara anggota G20 harus terbuka dan bertanggung jawab satu sama lain dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi global yang kuat, stabil, dan berkelanjutan.
Simber : KOMPAS

